KABAR BIREUEN-Polres Bireuen menangkap empat pelaku pertambangan ilegal dan mengamankan barang bukti alat berat excavator di lokasi galian C di Desa Geuleumpang Meujim-jim, Kecamatan Juli, Kamis (7/2/2019) sore.

Keempat pelaku yang ditangkap tersebut adalah ES alias ET (45), warga Desa Juli Keude Dua, SU (48), MA (29) dan Her(23), juga warga Juli Keudee Dua.

Empat pelaku itu diduga melakukan tindak pidana pertambangan tanpa ijin, sebagaimana dimaksud dalan pasal 158 UU RI Nomor 4 tahun 2009, tentang pertambangan mineral dan batu bara.

Hal Itu dikatakan Kapolres Bireuen , AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada wartawan, Kamis (7/2/2019) malam, yang memimpin langsung penangkapan pelaku.

Dikatakan Eko Rendi, penangkapan empat pelaku penambangan ilegal di Desa Geuleumpang Meujim-jim, Kecamatan Juli itu bermula dari laporan masyarakat yang diterima tim opsnal Satreskrim terkait aktifitas tambang galian c illegal di lokasi tersebut.

Tim kemudian  turun ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan  di sana ada  satu unit excavator sedang beroperasi dan mengeruk tanah di lahan perbukitan, di kawasan itu.

Polisi mengamankan satu unit alat berat excavator Hitachi-EX200, serta buku catatan. Penambang itu, tidak dapat menunjukkan IUP OP sebagai legalitas usaha tambang galian C tersebut.

“Saat itu kita minta para pekerja dan pemilik kegiatan tambang untuk menunjukkan surat ijin. Oknum pekerja beserta pengusaha tambang tak dapat memperlihatkan legalitas kegiatan operasional mereka. Ternyata belum mengantongi Ijin Usaha Penambangan (IUP) Operasi dan Produksi (OP),” ungkap Eko..

Pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Bireuen untuk pengusutan lebih lanjut. (Ihkwati)

 

BAGIKAN