KABAR BIREUEN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan menggelar Fesitval Sate Matang 2019, Sabtu-Minggu (30-31/3/2019) di lapangan Galacticos, Cot Gapu, Bireuen.

Disbudpar Aceh dengan komitmen kuat bertekad mengangkat objek destinasi wisata kuliner Bireuen ini, menjadi salah satu unggulan di tanah rencong.

Termasuk, mempromosikan Sate Matang sebagai pelestarian budaya dan adat istiadat, sesuai kearifan lokal untuk dikembangkan menjadi potensi ekonomi.

Hal itu dikatakan Kabid Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh kepada awak media ini, Rabu (27/3/2019).

Sate Matang yang telah dikenal masyarakat luas, sehingga menjadi pilihan Disbudpar Aceh, untuk terus melestarikan kuliner khas ini dengan menggelar Fesitval Sate Matang 2019.

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Aceh, guna terus memacu minat wisatawan mancanegara maupun domestik, untuk menikmati potensi wisata di bumi serambi Mekkah, gencar memperkenalkan aneka kuliner khas tanah rencong lewat beragam kegiatan.

Salah satunya yakni mengeksploitasi makanan populer, khas dari Kabupaten Bireuen yaitu Sate Matang.

“Kita berharap, dengan Festival Sate Matang ini, mampu mendongkrak potensi ekonomi rakyat, melalui wisata kuliner. Disamping juga, melestarikan kekayaan khasanah budaya Aceh asal Kabupaten Bireuen,” sebut  Irmayani.

Sehingga, dari sektor wisata kuliner di seluruh Aceh dengan ragam jenis makanan khas. Selain memacu pertumbuhan ekonomi rakyat, juga diharapkan mampu memberi kontribusi terhadap Pajak Domestik Bruto (PDB).

Dikatakannya, kegiatan ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan sasaran keterlibatan dan peran masyarakat, praktisi bisnis serta para pemerhati kuliner lokal maupun nasional.

Festival Sate Matang sebutnya, rencana diselenggarakan selama dua hari pada akhir pekan ini, di Lapangan Galacticos Cot Gapu Bireuen.

Menurutnya, acara dimulai sejak pukul 10.00 wib hingga 22.00 WIB dengan aneka ragam bentuk kegiatan.

“Diantaranya, pameran yang diikuti puluhan pedagang sate matang dan kuliner khas Bireuen lainnya, mulai nagasari hingga kopi. Saat upacara pembukaan juga digelar khanduri Sate Matang yang akan membagikan 1000 porsi Sate Matang secara cuma-cuma,” jelasnya.

Pihaknya juga menggelar kompetisi berbasis skill, dengan lomba cara memasak Sate Matang, diikuti puluhan gerai serta 17 Kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Selain itu kompetisi yang menghibur juga ikut memeriahkan acara, seperti lomba tusuk sate tercepat dan aneka acara hiburan yang memeriahkan kegiatan ini. (REL)

BAGIKAN