KABAR BIREUEN– Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen menggelar festival Parade Seni Budaya se Kabupaten Bireuen, Sabtu malam (3/11/2018) di halaman Meuligoe Bireuen.

Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos dalam sambutannya oada pembukaan festival parade seni budaya itu mengatakan, DKA sebagai wadah menjaga dan melestarikan seni budaya kepada generasi penerus. Agar tak terpengaruh budaya luar.

“Dengan semangat juang tiap kecamatan semoga mendapat hasil yang layak. Kita harapkan seni budaya Bireuen menjadi juara di tingkat nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DKA Bireuen, H Mukhlis A.Md ,dalam sambutannya menyebutkan, meski dengan kondisi kurang sehat, dia tetap pulang dari Malaysia ke Bireuen sebagai rasa tanggung jawabnya menyukseskan parade seni budaya tersebut.

Kegiatam ini bertujuan untuk menggali kembali khasanah budaya Aceh yang semakin memudar, dengan harapann generasi muda meneruskan kembali budaya tradisi Aceh tersebut.

“Kegiatan tersebut Dalam rangka peringatan HUT Bireuen ke- 19, kami mengadakan dua kegiatan besar, lomba kesenian tradisi pesertanya utusan setiap kecamatan di Bireuen digelar 3-5 Novembet 2018,” sebutnya.

Nantinya, kata Mukhlis, akan dipilih 6 penyaji terbaik untuk dapatkan thropy, piagam penghargaan dan uang pembinaan.

Agenda kedua, yaitu Seminar khasanah seni budaya, akan dihadiri 250 peserta, dilaksanakan pada 5 November 2018 di Aula lama Setdakab Bireuen,

Dalam festival parade seni budaya ini, dewan juri adalah Fikar W. Eda (penyair), Nur Mayda Atmaja (Ketua DKA) dan Ramdiana, S.Sn, M.sn, (Dosen Unsyiah). Dewan juri ini yang akan menilai peserta festival parade seni budaya.

“Kami berharap festival parade seni budaya ini menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan untuk memeriahkan HUT Bireuen,” harapnya.(Ihkwati)

BAGIKAN