KABAR BIREUEN – Belum diketahui penyebabnya yang jelas, seorang lelaki berinisial HS (60), diduga melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Pelaku tiba-tiba menyiram tubuh istrinya, Miswani, dengan air panas, Sabtu (29/1/2018) lalu.

Akibatnya, HS harus berurusan dengan aparat penegak hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku diciduk polisi di kawasan Desa Bireuen Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Minggu (30/12/2018) sekira pukul 02.00 WIB.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK., M.Si, melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama, SH, dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (2/1/2019), mengatakan, akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar yang serius, sehingga harus dioperasi.

“Tindak pidana ini kami tangani, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/227/XII/RES. 1.6/2018 SPKT Bireuen tanggal 29 Desember 2018. Barang buktinya panci air panas,” ungkap Eko Rendi.

Menurut dia, kronologis kejadiannya sesuai keterangan saksi pelapor (Puji Alamanda), pada Sabtu (29/1/2018) sekira pukul 01.00 WIB, terlapor (HS) menyiapkan air panas di rumahnya di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen.

HS memasak air tersebut dengan menggunakan kompor gas. Setelah air sudah cukup panas, dia menuangkannya ke dalam panci. Kemudian, menuju ke kamar korban (Miswani) yang saat itu sedang tidur.

“Sesampainya di kamar tersebut, terlapor langsung menyiram wajah dan seluruh badan korban dengan air panas. Setelah kejadian tersebut, korban dibawa ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk penanganan medis secara intensif dan harus dioperasi,” jelas Eko Rendi.

Sejauh ini, menurut Eko, motif tindak pidana KDRT tersebut, masih dalam penyelidikan polisi. (Suryadi)

 

 

 

BAGIKAN