KABAR BIREUEN– Enam hektar ganja yang ditemukan Polres Bireuen ditanam di beberapa titik di Kecamatan Plimbang dan Jeunieb, Sabtu (23/3/2019) dimusnahkan.

Pemusnahan ladang ganja di dua kecamatan di Kabupaten Bireuen itu dilakukan dengan cara mencabut dan kemudian dibakar.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan melalui Kasatres Narkoba Polres Bireuen, Ipda M. Nazir kepada wartawan, Minggu (24/3/2019) mengatakan, areal penemuan ladang ganja tersebut berada jauh di dalam kawasan hutan dan sulit terjangkau.

Dikatakan Ipda M. Nazir, ladang ganja tersebut berada  di pegunungan di dekat Gampong Janggot Seungko, Kecamatan Jeunieb dan Balee Daka, Kecamatan Plimbang.

“Kita bergerak ke lokasi pada pukul 11.30 WIB, dengan menempuh jalan yang sulit dan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. Aparat hukum harus berjalan kaki selama lima jam perjalanan menuju lokasi ladang ganja tersebut,” ungkapnya.

Penemuan ladang ganja seluas enam hektar di lima titik tersebut, katanya, dalam rangka Operasi Antik Rencong I Tahun 2019.

Setelah berhasil menemukan ladang ganja itu, pihaknya langsung melakukan pemusnahan batang ganja yang usianya  beragam, mulai tanaman berumur 20 hari, dan tiga bulan.

“Kita masih melakukan pencarian dan pnyeleidikan lebih lanjut pelaku penanaman dan pemilik ladang ganja tersebut. Kita juga sudah melaporkan ke posko operasi Antik Rencong 1 Tahun 2019 Polda Aceh,” sbeutnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat, demi mencerdaskan kehidupan bangsa agar masyarakat membantu pihak berwajib dalam memberantas narkoba dengan memberi informasi tentang aktifitas para pelaku narkoba. (Ihkwati)

 

 

 

BAGIKAN