KABAR BIREUEN-M.Reza (30), pemilik akun Facebook Epong Reza, ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Mapolres Bireuen, usai menjalani pemeriksaan, Jumat (21/12/2018) sore.

Wartawan salah satu media online yang bertugas di Bireuen tersebut menjalani pemeriksaan secara marathon selama 8 jam, menyusul laporan H Mukhlis, A.Md terkait kasus pencemaran nama baik, melalui penasehat hukumnya, Guntur Rambe, SH, MH pada 4 September 2018 lalu.

Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Eko Rendi Oktama, SH, Jumat (31/12/2018) kepada Kabar Bireuen mengatakan, pemilik akun FB Epong Reza ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan tindak pidana penghinaan/ pencemaran nama baik melalui media sosial (Facebook) di akun pribadinya.

“Dia diproses dalam kapasitas pribadi terkait memposting dan membagikan berita online yang ditulisnya melalui akun pribadinya.Jadi ini bukan kapasitas dia sebagai wartawan terkait pemberitaan, melainkan terjerat UU ITE, pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan dan membagikan berita bohong,” ungkap Eko Rendi.

Hal itu, katanya, sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) jo 45A ayat (2) UU RI No.19 tahun 2016. Tentang Perubahan atas UU No.11 tahun 2008 tentang Informasi Elektronik. Yang bersangkutan telah menyebarkan berita bohong yang dishare di akun Facebook pribadi tersangka.

“Semua saksi-saksi, termasuk ahli ITE sudah dilakukan pemeriksaan,” sebutnya.

Terkait penahanan, sebut Eko Rendi, karena terancam hukuman diatas lima tahun penjara, takut melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatan yang sama.

“Bahkan kini sudah ada dua Laporan Polisi (LP) lainya terhadap Reza,” kata mantan Kasat Reskrim Gayo Lues itu. (Ihkwati)

BAGIKAN