KABAR BIREUEN-Empat ulama kharismatik Aceh dan sejumlah tengku dayah menghadiri acara peresmian kantor/sekretariat pemenangan dan peusijuek H Ruslan M Daud, Minggu (11/11/2018) di Jalan-Medan Banda Aceh, Desa Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, Bireuen.

Prosesi peusijuek calon anggota DPR RI, DPRA, dan DPRK Bireuen dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dilakukan  Tgk H Muhammad Amin Mahmud atau Abu Tumin, lalu dilanjutkan, Tgk H Nuruzahri (Waled Nu) dan Tgk H Hassanoel Basry (Abu Mudi).

Sementara Tgk H Usman Ali (Abu Kuta Krueng) membacakan doa pada penutupan acara tersebut.

Turut hadir Ketua Dewan Pimpinana Wilayah (DPW) PKB Aceh, H Irmawan S.Sos, MM, pengurus PKB dari 8 Kabupaten/Kota dalam Dapil II, Caleg, kader, simpatisam serta seribuan masyarakat.

H Ruslan M Daud dalam sambutannya mengucap syukur Alhamdulillah  atas peresmian dan peusijuek HRD Center oleh ulama kharismatik Aceh.

Mantan Bupati Bireuen yang akrab disapa HRD itu mengucapkan terima kasih ayas kehadiran semuanya pada acara hari ini. HRD Center ini diperuntukan sebagai tempat menampung aspirasi  masyarakat Dapil II.

“Ini juga sebagai posko pemenangan saya sebagai Caleg DPRI. Terima kasih juga untuk para gure, para Caleg dan seluruh pengurus partai dan kader simpatisan PKB dari berbagai kabupaten dalam Daerah Pemilihan II Aceh. Secara khusus terima kasih kepada ayah rohani kita ulama kharismatik Aceh yang berhadir untuk mendoakan kita semua agar dapat meraih kemenangan di tahun 2019,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Aceh  H Irmawan S.Sos, MM menyebutkan,  dengan peresmian Sekretariat HRD Center ini, diharapkan kepada semua tim dan simpatisan agar bekerja keras secara bersama-sama untuk memenangkan  H Ruslan M Daud yang maju sebagai calon legislatif Anggota DPR RI Dapil II Aceh.

“Saya berharap, Caleg PKB di DPRK dan DPRA  mendapat kuota kursi sesuai harapan kita bersama dan untuk itu dukungan dan kerja sama tim sangat perlu ditingkatkan guna mewujudkan kemenangan di 2019,” sebut anggota DPRI RI itu.

Sementara itu, turut memberikan sambutan dan nasehat, Tgk H Nuruzahri atau Waled Nu, Pimpinan Dayah Umul Ayman Samalanga, mengatakan, PKB adalah mutiara yang bersinar kembali. PKB lahir berkat peran ulama.

Waled Nu juga menyebutkan, pada jaman Presiden Joko Widodo, ditetapkan Hari Santri Nasional. Itu sebagai penghormatan dan bentuk perhatian pemerintah kepada santri dan pesantren. Diharapkan, juga lahir Kementerian Pesantren pada pemerintahan ke depannya, yang merupakan program dari PKB. (Ihkwati)

 

BAGIKAN