KABAR BIREUEN-Jajaran Satreskrim Polres Bireuen menangkan seorang remaja berinisal MI (16) yang diduga terlibat pemerkosaan/persetubuhan anak di bawah umur.

Remaja warga Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen yang masih berstatus pelajar tersebut ditangkap karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap gadis di bawah umur, Sabtu (27/10/2018) sekira pukul 22.00 WIB.

Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto SE., SH melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada wartawan, Selasa (30/10/2018) mengatakan, pelaku bersama tiga temanya diduga memperkosa ZF (16) asal Kota Juang Bireuen saat korban sedang jalan-jalan dengan pacarnya dan melintas di jalan kawasan Blang Tingkeum, Kota Juang, Bireuen.

Dikatakannya, korban dan pacarnya sempat dicegat oleh empat remaja, sementara saat itu korban tidak mengenali ke empat remaja itu. Satu dari remaja itu mencabut kunci kontak sepeda motor, dan pacarnya diancam dengan sebilah parang.

“Korban lalu dibawa ke arah semak semak dan diperkosa oleh laki-laki yang tidak dikenali itu secara bergiliran,” sebutnya.

Tim Polres Bireuen, katanya,  langsung  melakukan pengembangan setelah mendapat laporan dari pihak keluarga.

Petugas lalu menyamar sebagai wanita yang sedang diboncengi oleh petugas lainnya untuk menjebak pelaku. Personil Satreskrim mendatangi TKP dan ternyata benar, ada dua orang yang mencegat serta hendak menyergap anggotanya, modusnya sama seperti kejadian sebelumnya.

“Sejumlah personil kepolisian lainnya standby di dalam mobil di sekitar lokasi, dua pelaku mencoba melarikan diri, namun salah satu diantaranya dapat diringkus. Satu pelaku lainnya kabur ke dalam hutan,” ungkapnya.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Bireuen guna diproses oleh Unit IV PPA Sat Reskrim, untuk dilakukan pengembangan. Polisi turut menyita sebilah parang, yang dipakai pelaku menakuti korban.

“Satu tersangka lainnya sudah diserahkan oleh keuciknya ke Satreskrim Polres Bireuen beberapa saat lalu. Sehingga sampai saat ini dua tersangka yang telah ditahan, sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan kita himbau agar menyerahkan diri,” pungkasnya. (Ihkwati)

BAGIKAN