KABAR BIREUEN-Pengelolaan arsip merupakan salah satu hal yang sangat penting dan fundamental untuk mewujudkarn penyelenggaraan administrasi pemerintahan yang efektif dan efisien.

Pencatatan informasi yang dihasilkan dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan sudah seharusnya mengikuti kaidah-kaidah atau prinsip-prinsip kearsipan.

Sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, setiap instansi pemerintah, baik itu Kementerian, Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Sekretariat Lembaga Negara, Pemerintah Daerah, dan Lembaga Non-Struktural harus melaksanakan pengelolaan arsipnya dengan baik.

Hal itu disampaikan Sekda Bireuen Ir. Zulkifli, Sp mewakili Bupati Bireuen pada pembukaan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen Tahun 2019.

Kegiatan yang digelar satu hari penuh oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Bireuen ini, berlangsung di aula lama Sekdakab Bireuen, Senin (25/3/2019).

Zulkifli menjelaskan, secara keseluruhan pengelolaan arsip Pemerintah Kabupaten harus diarahkan untuk memberdayakan arsip sebagai tulang punggung manajemen modern dan pendayagunaan aparatur daerah.

Arsip mempunyai peranan penting dalam proses penyajian informasi, diantaranya untuk membuat kebijakan dan keputusan. Oleh sebab itu untuk menyajikan informasi yang lengkap, cepat, tepat, dan benar harus ada sistem dan prosedur kerja yang baik serta ada unit kerja yang bertanggungjawab.

“Untuk mewujudkan pemerintah yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya, kita juga harus melakukan reformasi sistem dan pola kerja di instansi pemerintah dengan menerapkan sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik kedepannya,” sebut Sekda.

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)  merupakan penyelenggaraan pemerintahan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.

Zulkifli mengharapkan kepada seluruh paserta pelatihan supaya benar-benar kesempatan yang baik ini, untuk menanbah itmu pengetahuan dan pemahaman.

Sebelumnya panitia pelaksana Saifuddin S.Ag. melaporkan, peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 50 orang peserta terdiri dari unsur Sekretariat DPRK, Dinas/ Badan dan Kantor, Bagian di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen, Sekretariat Lembaga Keistimewaan Kabupaten Bireuen dan dari unsur dari Kecamatan.

“Diharapkan para peserta Pendidikan dan Pelatihan Teknis Peningkatan Kapasitas Aparatur ini nantinya, setelah mengikuti kegiatan ini dapat memahami dan mengfungsikan arsip pada tempat yang semestinya,” ujar Kasi Tata Kelola Arsip ini. (Herman Suesilo).

BAGIKAN