KABAR BIREUEN – Bertepatan dengan sidang Paripurna DPRK Bireuen penetapan Program Legeslasi Kabupaten Bireuen Senin (15/4/2019) secara dadakan 23 masyarakat Desa Darussalam, Kecamatan Peusangan Selatan, mengadu ke DPRK Bireuen.

Kedatangan 23 masyarakat desa terpencil Darussalam di halaman DPRK Bireuen kendati tidak ada surat pemberitahuan, namun diterima dengan baik oleh anggota Komisi E, Anwar Hasan.

Mulyadi, Kepala Dusun Darussalam bersama Bustami dalam keterangannya kepada Kabar Bireuen menjelaskan, kedatangan 23 warga Desa Darussalam ke DPRK Bireuen bukan untuk melancarkan aksi demo, akan tetapi mereka ingin mengadu kepada Wakil rakyat.

“Ini terkait rencana pembangunan jalan induk Desa Simpang Tanjong-Darussalam dalam anggaran 2019 sepanjang tiga kilometer sudah disetujui Pemkab Bireuen tiba-tiba dialihkan (dipindahkan) untuk pembangunan jalan Desa Pulo Harapan Kecamatan Peusangan Selatan- Pante Karya, Kecamatan Siblah Krueng,” sebutnya.

Menurut Mulyadi, kondisi jalan induk Desa Darussalam yang masih jalan alami sudah puluhan tahun rak pernah tersentuh pembangunan yang layak, sehingga kondisi jalan setiap musim hujan seribuan warga petani Darussalam untuk mengangkut hasil bumi penuh derita hatus bernafas dalam lumpur.

Semula warga Desa Darussalam sangat bersyukur atas rencana pembangunan jalan Induk Desa Darussalam yang akan dibangun tahun ini.

Tapi, sebut Mulyadi, setelah mendapat kabar pembangunan jalan induk Desa Simpang Tanjong – Darussalam sepanjang 3 km dialihkan untuk pembangunan jalan desa Desa Pante – Pulo Harapan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, rakyat Darussalam mendadak sangat kecewa.

“Atas pengalihan pembangunan jalan induk Desa Simpang Tanjong – Darussalam kami terpaksa mengadukan kepada Wakil Rakyat DPRK Bireuen dengan harapan agar pembangunan jalan induk Desa Simpang Tajong – Darussalam jangan dialihkan,”  harap Mulyadi.

Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad didampingi Wakil Ketua Muhammad Arif, anggota Komisi E, Anwar Hasan dan Sekwan Said Abdurrahman S Sos usai sidang paripurna DPRK, mengadakan pertemuan dengan 23 warga Desa Darussalam di Aula DPRK untuk mendapat masukan tentang pengalihan pembangunan jalan induk Desa Darussalam.

Menjawab pertanyaan Kabar Bireuen usai pertemuan dengan warga Darussalam, Ketua DPRK Ridwan Muhammad menyambut baik pengaduan masyarakat Darussalam, dan akan ditindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk menyelesikan harapan masyarakat Desa Darussalam, Ketua DPRK Ridwan Muhammad juga meminta kepada perangkat desa setempat untuk membuat surat secara resmi ke DPRK.

“Kita minta mereka membuat surat  tentang pengalihan pembangunan jalan induk tersebut sebagai bahan pertimbangan bagi DPRK dalam menyelesaikan harapan masyarakat,” harap Ridwan Muhammad. (H.AR Djuli)

 

 

 

BAGIKAN