KABAR BIREUEN – Aksi pengrusakan Alat Peraga Kampanye (APK) milik Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), terjadi di Desa Alue Dua, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, Jumat (16/11/2018) dini hari.

Menurut keterangan warga Alue Dua yang diperoleh Kabar Bireuen, Jumat (16/11/2018), menjelaskan, pengrusakan tiga APK jenis baliho itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, Jumat dini hari.

Ketiga baliho caleg DPRA tersebut masing-masing milik Ir. H. Saifuddin Muhammad dari Partai Nasdem, Murdani Yusuf, SE dan Tgk. Saifuddin, S.Pd.I, MA (caleg DPRA dan DPRK) dari Partai Bulan Bintang (PBB) serta Shaifuddin dari Partai Nanggroe Aceh (PNA). APK yang terpasang berdampingan di depan kedai Alue Dua tersebut, mengalami kerusakan akibat sabetan benda tajam.

Tidak hanya itu, menurut keterangan warga di sana, selembar spanduk milik Ir. H. Saifuddin Muhammad yang dipasang di depan meunasah, juga ikut dirusak orang tak dikenal (OTK).

“Kondisi baliho pada siang hari sampai pukul 02.00 Jumat dini hari, masih utuh, tapi sekira pukul 02.30 baliho tersebut sudah robek dan putus disabet OTK,” ungkap warga setempat yang tak mau ditulis namanya.

Menyangkut hal ini, Panwascam Makmur melalui Divisi Penanganan Pelanggaran, Faisal, ST mengatakan, kejadian pengrusakan tersebut sudah mendapat laporan dari PPG desa setempat.

“Kami belum tahu penyebab dan pelakunya. Kita sedang mencari informasi terkait masalah tersebut,” kata Faisal.

Sebelumnya tiga hari yang lalu, Rabu (14/11/2018), kejadian serupa juga terjadi di Desa Blang Kuthang, Kecamatan Makmur. Baliho milik caleg DPRA dari Partai Aceh, H. Khalili, SH dan spanduk milik caleg DPRK dari Partai Nasdem, Nazaruddin, ST, juga tak luput dari sasaran pengrusakan.

Terkait aksi pengrusakan APK tersebut, Ketua Panwascam Makmur, Zulkarnaini, melului Divisi Penanganan Pelanggaran, Faisal, ST, juga telah menerima laporan dari pelapor. Seterusnya, akan dipelajari lebih lanjut, apakah laporannya memenuhi syarat unsur formil dan materiil atau tidak.

“Kalau memang memenuhi unsur tersebut, akan kita tempuh sesuai ketentuan yang berlaku. Kami punya waktu tujuh hari untuk mengkajinya sejak diketahui kejadian itu,” jelas Faisal.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua PAC PBB Kecamatan Makmur, Tgk. Saifuddin, S.Pd.I, MA yang dikonfirmasi Kabar Bireuen, mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan tindakan pengrusakan APK yang dilakukan oleh oknum tertentu di Alue Dua.

“Mereka mungkin belum memahami arti demokrasi yang seutuhnya. Dengan kejadian ini, menjadi hikmah bagi caleg yang diusung partai kami. Mungkin, sudah mulai diperhitungkan,” sebut Tgk. Saifuddin. (Faisal Ali)

BAGIKAN