Hj. Fitri Ekawati

KABAR BIREUEN – Sebanyak 443.515 jiwa masyarakat dari 17 Kecamatan, 18 Puskesmas dalam Kabupaten Bireuen hingga akhir Desember 2017, sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat).

Hanya sekitar delapan ribu jiwa lebih lagi masyarakat Kabupaten Bireuen yang belum mendaftar ke BPJS Kesehatan Kabupaten Bireuen. Ditargetkan, akhir Desember 2018 sudah terdaftar seluruhnya sebagai peserta JKN-KIS untuk mencapai target minimal 95 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bireuen, Hj. Fitri Ekawati, menjelaskan hal itu kepada Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Kamis (18/1/2018).

Dikatakannya, kantor BPJS Kesehatan Kabupaten BIreuen dengan jumlah sembilan karyawan setiap hari kerja memberikan pelayanan terbaik kepada ratusan warga masyarakat Kabupaten Bireuen, untuk mendaftarkan diri bersama keluarga menjadi peserta JKN-KIS. Mereka cukup membawa fotocopy KTP/Kartu Keluarga.

Bagi masyarakat kurang mampu yang bertempat tinggal di desa-desa yang jauh dengan kantor BPJS Kesehatan Bireuen, dapat mendaftarkan diri dan keluarganya melalui Bidan Desa tempat tinggalnya masing-masing untuk membantu didaftarkan ke BPJS Kesehatan Bireuen. Hal ini, untuk meringankan beban bagi warga kurang mampu.

Disinggung tentang adanya isu berkembang di masyarakat yang mengatakan, BPJS Kesehatan sudah tutup dan tidak melayani lagi sebagai peserta JKN-KIS hingga akhir Desember 2017 lalu, menurut Fitri Ekawati, hal tersebut tidak benar dan masyarakat Kabupaten Bireuen jangan terpengaruh dengan isu yang tidak benar.

“BPJS Kesehatan masih terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bireuen untuk menjadi peserta JKN-KIS. Hal ini, untuk memperoleh pelayanan kesehatan gratis di puskesmas-puskesmas, rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta,” tegasnya.

Diimbau, bagi masyarakat yang belum mendaftar ke BPJS Kesehatan, dapat mendaftarkan diri langsung ke BPJS Kesehatan Bireuen atau melalui bidan desa setempat. (Abu Iskandar)

BAGIKAN