KABAR BIREUEN– Angin kencang yang menerjang 11 Kecamatan di Kabupaten Bireuen pada Sabtu (22/6/2019) sekira pukul 18.30 WIB lalu telah menyebabkan kerusakan rumah, unit usaha serta dayah dan balai pengajian. Selain itu, enam warga mengalami luka ringan.

Hal itu berdasarkan laporan sementara yang diterima Kabar Bireuen dari Posko Tagana Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Senin 24 Juni 2019 pukul 13.00 WIB.

Kadis Sosial Kabupaten Bireuen Drs Murdani kepada wartawan, Senin (24/6/2019) mengungkapkan, kerusakan akibat angin kencang di Bireuen meliputi 11 kecamatan, yaitu Kuecamatan Juli, Jeumpa, Kota Juang, Kuala, Peudada, Jeunieb, Pandrah, Simpang Mamplam, Peusangan, Jangka dan Peusangan Siblah Krueng.

Akibatnya, rumah, unit usaha, balai pengajian sera dayah mengalami keruskan, dimana 62 rumah rusak, 22 rusak ringan dan 18 rusak berat.

“21 unit tempat usaha juga mengalami kerusakan, dimana 18 diantaranya rusak berat dan 3 rusak ringan. Selain itu juga dua unit Balai Pengajian juga terdampak akibat angin kencang tersebut, yaitu masing-masing satu balai pengajian mengalami rusak berat dan ringan. Dan satu dayah rusak ringan,” katanya.

Selain itu, juga  ada enam warga mengalami luka ringan, yaitu, Nurkhalis (35) Dayah Baro, Kecamatan Jeunieb mengalami luka ringan akibat tertimpa pohon.

Rizal Fahmi (19) Padang Kasap, Peulimbang luka ringan akibat tertimpa pohon. Salmiah (52) Meunasah Gunci, Juli beserta cucunya Asyila Fadhana (3) mengalami luka ringan jatuh dari motor akibat dihempas angin.

Selanjutnya, Ilyas Ismail (50) beserta istrinya Nabsiah Zainal (40) warga Blang Bladeh Kecamatan Jeumpa mengalami luka ringan tertimpa pohon saat mengendarai sepeda motor.

Angin kencang dan disertai hujan ringan (sebagian wilayah hujan) melanda Kabupaten Bireuen mulai pukul 18.00- 19.30 WIB.

Dikatakannya, langkah dan upaya yang telah dilakukan yaitu pohon-pohon yang tumbang semua sudah dibersihkan, bangunan yang rusak ringan sebagian sudah diperbaiki oleh pemilik serta puing bangunan yang rusak mulai dibersihkan oleh pemilik.

“Upaya yang telah kita lakukan mendatangi lokasi, melakukan pendataan serta penyaluran bantuan masa panik dan penyaluran Bahan Bangunan Rumah (BRR),” sebutnya. (Ihkwati)

 

BAGIKAN