KABAR BIREUEN-Sebanyak 69 Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gampong se Kecamatan Peusangan dilantik dan dikukuhkan.

Prosesi pelantikan berlangsung di Balai Desa Kecamatan setempat,  Senin (8/4/2019) sore, oleh Ketua Bunda PAUD Kecamatan Peusangan, Ida Arini S.Ked.

Kegiatan itu dihadiri Plt Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen beserta pengurus, Ketua DWP Kabupaten Bireuen, Unsur Disdikpora Bireuen, Ketua TP PKK Kecamatan Peusangan.

Kemudian, Ketua HIMPAUDI Kecamatan Peusangan, Unsur UPTD Pendidikan Kecamatan, para Bunda Paud Gampong, Perwakilan PKK Gampong dalam Kecamatan Peusangan dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Camat Peusangan, Erry Seprinaldi, S.STP., S.Sos., M.Si, mengatakan, Hasil evaluasi  di lapangan,  bahwa dari 69 gampong, ada gampong yang belum memiliki PAUD.

Oleh karena itu kami sangat berharap dengan dilantiknya Bunda Paud Gampong se- Kecamatan Peusangan ini dapat memicu dan memacu untuk menciptakan generasi generasi Kecamatan Peusangan yang sehat, dengan membangun Paud bagi gampong yang dsat ini belum memiliki Paud.

Pemerintah Kecamatan sudah menghimbau kepada seluruh keuchik gampong dalam wilayah Kecamatan Peusangan, supaya  mengalokasikan anggaran dari dana desa (DD) untuk pembangunan Paud gampong.

Selain itu, juga untuk alat-alat permainan edukasi anak di dalam ataupun permainan edukasi anak di luar.

“Selamat mengemban tugas di gampong masing-masing dalam mencerdaskan anak bangsa secara khusus anak usia dini yang ada di wilayah Kecamatan Peusangan,” pungkas Camat Peusangan ini.

Sementara itu Plt.Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, Nurjannah Ali SE., MM dalam inti arahannya mengatakan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun.

Ini  dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Dijelaskan, Pendidikan di awal masa pertumbuhan anak sangatlah penting. Pada usia dini, otak berkembang dengan sangat cepat. Otak juga dapat menerima dan sesuatu yang dilihat dan didengarnya.

Tidak hanya yang baik-balk saja, akan tetapi hal yang kurang baik. Masa ini adaląh masa-masa dimana perkembangan fisik, mental dan spiritual seorang anak akan mulai terbentuk. Oleh karena itu banyak yang mengatakan ini adalah masa golden age bagi seorang anak.

“Pendidikan Anak Usia Dini bukan semata-mata tanggungjawab pemerintah dan lembaga Paud saja, akan tetapi masyarakat dan orang tua harus bersama-sama berperan aktif menyukseskan pendidikan anak usia dini,” ujar Nurjannah Ali. (Herman Suesilo).

 

BAGIKAN