KABAR BIREUEN-Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos membuka secara resmi Musyawarah Perencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten, Kamis (28/3/2019) di Aula lama Setdakab Bireuen.

Dalam Musrenbang yang bertemakan “Memacu Invetasi untuk Perluasan Lapangan Kerja dan swasembada Pangan Dalam Upaya Meningkatan Kesejahteraan Masyarakat’ , Bupati mengingatkan setiap SKPK agar membuat program dan rencana yang matang.

“Jangan buat program asal bapak senang, tapi harus demi kepentingan masyarakat. Sesama SKPK harus kerjasama, jangan menggunting dalam lipatan, menjegal kawan seiiring,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Saifannur juga mengharapkan agar semuanya bekerja keras untuk menjadikan Bireuen lebih baik dari sebelumnya. Membuat Aceh menjadi Makmur.

Jangan hanya banyak bicara dan selalu bilang Aceh kaya, gagah, carong, nyatanya Aceh adalah Propinsi termiskin di Sumatera.

Mandum tanyo bek lee dengou haba bangai, meunyo hana dijok dana Otsus nyan teucrup teuh, teutik teuh mandum,” sebutnya.

Sebab, katanya, orang Aceh itu selama ini banyak trik nya, banyak sekali olah sana olah sini, itu harus segera dirubah dengan banyak bekerja dan tak hanya banyak bicara saja. Bireuen ini harus ada perubahan pondasi baru untuk menuju masa depan.

Bek gadoh ta meupolitik hana meuho saho,kepala SKPK bek gadoh yak intat ibuk, kayo keu ureung inong, kreuh bhan keu ngon bhan likot,” katanya.

Dia juga berharap agar kepala SKPK menyiapakn semua program yang telah dibahas dalam Musrenbang sesuai kebutuhan mayarakat. Jangan membuat program yang tak diinginkan masyarakat dan menghabiskan uang tanpa manfaat.

Karena itu, dia berharap, dengan Musrenbang kali ini bisa bermanfaat dan melahirkan program dan perencanaan yang bagus. Musrenbang  bukan hanya sekedar ajang kumpul-kumpul dan senyum-senyum saja.

“Perlu ada koordinasi, tanyong ilee bak masyarakat, bek taprogram lee tanyo kahana ta tanyong bak masyarakat. Kepada masyarakat juga harus  ada program yang dibawa ke Bappeda. Bek gadoh peugah haba bak kudee kupi phak luyah teuh, tapi hana program sapu yang taba bak Bappeda untuk tapeugot perencaaan,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan kepada SKPK dan jajaran dibawahnya jangan langsung senang beitu palu diketuk dan anggaran disahkan, karena jika salah dapal menjalankan program makan akan bermasalah nantinya.

Bek ban ka sah anggaran ka seunang, meunyo salah tapubut kon pale saboh teuk yang keunong teuh,” ujarnya diambut tawa hadirin.

Diakhir sambutannya, Bupati menyebutkan, untuk tahun ini, pihaknya menargetkan  2000 unit rumah layak huni untuk masyarakat.

Musrenbang tersebut turut dihadiri Kabid Perencanaan Pembangunan dan Keistimewaan Aceh pada Bappeda Aceh, Dr Ir Zulkifli M.Si mewakili Kepala Bappeda Aceh, Wakil Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A.Gani, Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad SE, M.Si, unsur Forkopimda Bireuen, anggota DPRK Bireuen, para Assisten, Kepala Bappeda Bireuen, Muslim MSi, Kepala SKPK, Kabag dan kabid, para camat, keuchik serta masyarakat. (Ihkwati)

 

 

BAGIKAN