KABAR BIREUEN-Tiga remaja warga Jeunieb, Kabupaten Bireuen meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, Senin (31/12/2018) pagi di Jalan Umum Banda Aceh – Medan, Desa Matang Wakeuh, Kecamatan Samalanga.

Korban meninggal dunia, Atabahri, (17), eks pelajar, asal Desa Matang Nibong Kecamatan Jeunieb, Khairul Azmi (17), pelajar, Desa Keude Jeunieb dan Syahrul Fuad (15), pelajar, Desa Tufah, Kecamatan Jeunieb.

Satu korban lainnya Hidayatullah (15), pelajar, Desa Meunasah Keutapang Kecamatan Jeunieb mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis dan saat ini ditangani di RSUD dr Fauziah Bireuen.

Informasi yang diperoleh Kabar Bireuen, kecelakaan terjadi antara becak motor Shamo dengan Bus Scania CV Sunura BL 7368 AA sekira pukul 05.15 WIB.

Kronologis kejadian, becak sepeda motor Shamo tanpa Nopol yang dikemudikan Atbahri datang dari arah Banda Aceh menuju arah Medan.

Setiba di TKP jalan tikungan diduga melaju terlalu ke kanan melewati marka, bertabrakan dengan Bus Scania CV. Sanura BL 7368 AA, dikemudikan Ramadhan (53), asal Desa Garot Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Pidie, yang sedang melaju dari arah berlawanan.

Sehingga becak motor terpental bersama dengan penumpangnya. Pengendara dan para penumpang becak kemudian dibawa berobat ke Puskesmas Samalanga.

Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp. 1.000.000.

Satlantas Polres Bireuen telah mendatangi dan melakukan olah TKP,  mencatat identitas pengemudi/ pengendara yang terlibat kecelakaan dan mengamankan kendaraan yang terlibat.(Ihkwati)

 

BAGIKAN