Pasangan suami istri yang tertangkap membawa narkotika jenis sabu di Bandara SSK II Pekanbaru. Foto: tribunpekanbaru.com

KABAR BIREUEN – Pasangan suami istri (pasutri) asal Aceh berinisial MAN (30) dan MLP (33) diciduk aparat keamanan, karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 949 gram di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Jumat (30/3/2018) dini hari.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait, kepada wartawan mengatakan, kedua pelaku diamankan saat hendak berangkat menggunakan pesawat Lion Air tujuan Bandung, Jawa Barat.

Menurut dia, yang pertama diamankan sang suami, MAN, pada pukul 05.50 WIB. Calon penumpang pesawat Lion Air JT913 ini melewati Security Check Point (SCP) 2. Saat diperiksa body ceck terhadap MAN oleh petugas Avsec, didapati dua bungkus narkotika jenis sabu yangg disembunyikan di selangkangannya.

Setelah petugas Avsec menginterogasi MAN, didapat informasi, ada seorang lagi yang merupakan istrinya, MLP, juga ikut membawa barang haram tersebut. Saat itu, MLP sudah berada di dalam pesawat Lion Air JT913 yang masih dalam proses boarding.

Setelah berkoordinasi dengan petugas Security Lion Air, MLP ditangkap pada pukul 06.30 WIB. Saat diperiksa, ternyata MLP menyimpan tiga bungkus sabu di bagian tubuhnya. Sebanyak dua bungkus disembunyikan di dalam bra dan satu bungkus lagi ditaruh di celana dalamnya.

“Setelah itu, kedua calon penumpang pesawat Lion Air JT913 tersebut dibawa ke Kantor Avsec. Kemudian, mereka diserahkan ke Polresta Pekanbaru guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Jaya Tahoma Sirait.

Belakangan terungkap, ternyata MLP sedang hamil. Usia kandungannya sudah berjalan dua bulan. Sesuai identitasnya di KTP, perempuan tersebut beralamat di Banda Aceh. Sedangkan suaminya, MAN, beralamat di sebuah kecamatan dalam Kabupaten Bireuen. (REL)

BAGIKAN