banyak kendaraan di Kota Bireuen parklir di tempat terlarang

KABAR BIREUEN- Banyak kendaraan penumpang umum, labi-labi, mini bus L-300, kendaraan pribadi, betor masih bebas semraut parkir d ruang jalan terlarang yang terpasang rambu lalu lintas dilarang parkir.

Parkir kendaraan mini bus penumpang dan kendaraan pribadi membuat beberapa ruas jalan dalam kota Bireuen, antara lain, jalan keluar terminal bus (Jalan Gajah ujung utara) menjadi semraut.

Jalan lainnya yang juga sering parkir kendaraan sembarangan adalah, jalan masuk terminal bus, Jalan Mayjen T Hamzah Bendahara (depan RSUD dr Fauziah) dan beberapa ruas jalan lainnya yang terpasang rambu lalu lintas dilarang parkir terkesan tidak berlaku di Kota Bireuen.

Pihak Dinas Perhubungan Bireuen hanya memasang rambu lalu lintas dilarang parkir tanpa melakukan pengawasan, penertiban dan memberikan sanksi sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku terhadap kenderaan yang masih parkir ditempat terlarang.

Ditengarai, Dinas Perhubungan membuat marka parkir di ruang jalan yang terpasang rambu larangan parkir, hanya mengutamakan pemasukan retribusi parkir semata, tanpa mengutamakan ketertiban dan keamanan lalu lintas umum. Sehingga kondisi lalu lintas umum di dibeberapa ruas jalan dalam kota Bireuen sangat semraut.

Amatan Kabar Bireuen, kondisi yang sangat menggangu keselamatan pengguna jalan dan penumpang bus, di jalan keluar terminal bus, mini bus penumpang Cenderawasih, L-300 parkir menaikkan dan menurunkan penumpang di ruang jalan keluar terminal bus yang terpasang rambu lalu lintas dilarang parkir.

Begitu mini bus meurunkan penumpang di raung jalan terlarang, berdatangan lagi betor, penarik RBT untuk mencari penumpangnya. Ini menjadikan kondisi jalan keluar terminal bus macet, sulit dilalui kenderaan bus berukuran besar yang mau menuju Banda Aceh dan Medan.

Ridwan, salah seorang warga jalan Gajah Kota Juang sangat berharap kepada Dinas Perhubungan perlu segera menurunkan tim gabungan Polantas, Kejari, dan tim gabungan lainnya untuk mengarahkan kendaraan-kendaraan mini bus penumpang ke terminal bus saat menaikkan dan penurunkan penumpang. sehingga tidak lagi parkir di ruang jalan terlarang.

“Bagi sopir kendaraan penumpang yang membandel parkir menaikkan dan menurunkan penumpang di ruas jalan terlarang agar ditilang di tempat sidang lapangan,”  harap Ridwan. (Abu Iskandar)

BAGIKAN