Bacaleg Partai Gerindra Bireuen Ikuti Uji Baca Al Qur’an

KABAR BIREUEN- Semua bakal calon Legislatif DPRK dan DPRA khusus di Aceh wajib lulus uji baca Al Qur’an. Yang tidak lulus uji baca Al Qur’an gugur menjadi calon legislatif.

Demikian ditegaskan Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) H Ruslan M Daud dalam memberikan arahannya pada acara Rapat Koordinasi (Rakorcab) silaturrahmi DPC Partai Gerindra Kabupaten Bireuen di Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Bireuen, Sabtu (14/4/2018).

Dikatakannya, bakal calon legislatif enam Dapil untuk DPRK dan DPRA DPC Partai Gerindra Kabupaten Bireuen sudah memadai dan wajib mengikuti uji baca Al Qur’an, Sabtu (14/4/2018), dengan tim penguji diketuai Drs Tgk H Jamaluddin Idris.

Rapat Koordinasi yang digelar DPC Partai Gerindra Kabupaten Bireuen diikuti 180 pengurus DPC dan PAC Partai Gerindra, 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen. Ini sebagai persiapan menghadapi Pemilu tahun 2019.

Untuk mencapai keberhasilan tersebut, katanya, diharapkan seluruh pimpinan Anak Cabang (PAC) 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen harus bekerjasama dan sama-sama bekerja melakukan pendekatan dengan masyarakat 609 desa dalam 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen.

H Ruslan mengatakan, Gerindra sudah melekat dihati masyarakat dan ulama dari Kabupaten Bireuen khususnya dan Aceh umumnya. Ditargetkan Gerindra memperoleh 80 persen dukungan baik di Kabupaten Bireuen maupun Aceh.

“Hal ini tentunya bisa dicapai berkat kerjasama dan sama-sama bekerja seluruh anggota Partai Gerindra Kabupaten Bireuen. Tanpa kerjasama yang baik, tak mungkin Gerindra akan berhasil sebagaimana yang diharapkan,” pinta H Ruslan.

Selain itu H Ruslan berharap kepada seluruh bakal calon legislatif mulai sekarang harus mempersiapkan diri untuk bakal calon DPRK dan DPRA,  karena semua bakal calon legislatif Gerindra harus memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Gerindra menganut manajemen terbuka,dan tidak menganut menajemen sunyi senyap dan akan tetap memperjuangan kepentingan rakyat Kabupaten Bireuen,” ujar H Ruslan M Daud. (Abu Iskandar).

 

BAGIKAN