KABAR BIREUEN – Sumber pendapatan negara tidak bisa terus bergantung dari hasil bumi, seperti minyak, gas dan lainnya. Karena sumber daya alam memiliki batas waktu tertentu atau akan habis pada masanya.

“Namun berbeda dengan sektor pariwisata yang tidak pernah berakhir masanya jika dikelola dengan baik. Dan akan menjadi sumber ekonomi yang abadi bagi masyarakat serta sumber pemasukan untuk negara,” kata Drs. H. Anwar Idris, anggota Komisi X DPR-RI pada pembukaan acara Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Guru, Senin (19/3/2018) di Aula AAC Ampon Chiek Peusangan, Umuslim Kabupaten Bireuen.

Menurutnya, saat ini Aceh masih bisa ‘bermanja’ dengan perolehan dana otonomi khusus (otsus) yang mencapai Rp 14 Triliun pertahun, ditambah lagi Dana Alokasi Khusus (DAK)

“Setelah dana otsus dan DAK ini berakhir, kita tidak memiliki sumber pendapatan yang lain. Apalagi nanti ada pengurangan DAU. Makanya, solusi yang ditawarkan oleh pemerintah adalah pariwisata sebagai sumber perekonomian strategis,” ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan ini.

Mantan Wakil Ketua DPRK Bireuen ini selama dua periode, berharap Pemkab Bireuen untuk terus menggali potensi pariwisata dan menjadikan destinasi-destinasi wisata baru serta penguatan kelembagaan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A Gani, SH.,M.Si dalam sambutannya sangat berterima kasih kepada Kementerian Pariwisata RI yang telah menyelenggarakan pelatihan tentang kepariwisataan kepada guru dalam Kabupaten Bireuen.

“Semoga dengan adanya pelatihan seperti ini, para peserta dapat memahami bahwa wisata itu tidak dikaitkan dengan hal negatif. Sebenarnya banyak sekali potensi wisata di Kabupaten Bireuen yang belum dikelola secara baik,” kata Wabup.

Di Bireuen, lanjut Wabup, objek wisata tidak hanya wisata bahari dan wisata alam yang ada.

“Namun banyak wisata-wisata lain, seperti wisata budaya dan sejarah yang belum dikembangkan. Karena pemahaman masyarakat, wisata itu adalah pantai,” pungkas mantan Asisten I Setda Provinsi Aceh ini.

Budi Supriyanto, S.Kom, Ketua Penyelenggara Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Guru di Kabupaten Bireuen, dalam laporannya menyebutkan, tujuan dari kegiatan ini, untuk meningkatkan pengetahuan dasar kepariwisataan dan arti penting pariwisata bagi perekonomian.

Sedangkan materi yang disampaikan adalah, efektifitas alokasi anggaran Kementerian Pariwisata dan peran daerah untuk pengembangan potensi pariwisata unggulan daerah.

Kemudian, kebijakan pengembangan pariwisata nasional, arah kebijakan dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Bireuen. Dan peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Aceh.

Dan yang menjadi narasumber kegiatan tersebut, Drs. Anwar Idris (Anggota Komisi X DPR-RI), Iwan Riady (Pembantu Direktur III Politeknik Pariwisata Medan).

Selanjutnya, Mustafa Amin, S.Pd.,M.Pd (Kabid Kebudayaan dan Pariwisata Disdikpora Kabupaten Bireuen) dan Dr. Azhari, SE.,M.Si., Ak.CA (Dosen STIE Kebangsaan Bireuen).

“Jumlah peserta 200 orang. Dan peserta mendapatkan fasilitas pengganti uang transport, sertifikat, makan dan minum,” tutup Budi Supriyanto.

Pada acara pembukaan pelatihan itu, turut hadir, Rektor Umuslim, Dr. H. Amiruddin Idris, SE.,M.Si.(Rizanur)

BAGIKAN