KABAR BIREUEN-Alumni Angkatan 94 SMAN 1 Bireuen mengumrohkan seorang guru, penyerahan hadiah tersebut diserahkan pada acara Reuni Perak (25 Tahun) Alumni 94 yang berlangsung di halaman sekolah itu, Sabtu (8/6/2019).

Tiket umroh tersebut diserahkan oleh Mizansyah, Alumni 94 yang kini menetap di Timor Leste, kepada salah satu guru bidang studi Fisika, Khairuddin (60).

Khairuddin salah satu guru mata pelajaran fisika mengajar di SMAN 1 Bireuen ini sejak tahun 1986 sampai dengan sekarang, dan akan memasuki masa pensiun pada bulan September tahun ini.

Menurut Khairuddin warga Dusun Tengoh, Gampong Juli Keude dua Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen ini,  dirinya merasa terkejut dan tidak percaya saat namanya disebutkan menerima hadiah dari Alumni 94 berupa tiket untuk melaksanakan umroh tahun ini.

Dirinya mengaku sebelumnya tidak ada tanda-tanda dirinya bakal menerima hadiah yang cukup berharga ini, dirinya hadir kesini karena memenuhi undangan saja, sebelumnya tidak ada informasi sama sekali dirinya bakal menerima hadiah tiket untuk umroh

“Kenapa anak-anak memilih dan memberikan hadiah ini untuk saya, kan masih ada guru-guru lain, apakah diri saya pantas atau tidak mendapat hadiah tersebut,” katanya dihadapan 200san orang yang menghadiri acara itu.

Dia tidak menduga sama sekali anak-anak dari alumni 94 memberikan penghargaan yang cukup besar untunya, terima kasih kepada mereka semua.

Alhamdulilah hadiah tersebut menambah motivasinya untuk selalu bersyukur dan lebih mendekatkan diri lagi kepada Allah SWT.

“Mohon doa supaya diri saya diberi kesehatan sehingga dapat melaksanakan umroh dengan sempurna, dan semoga kegiatan sosial yang dilakukan anak-anak dari angkatan 94 ini, mendapat balasan dari Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Mizansyah Alumni 94 yang kini menetap di Negara Timor Leste menjelaskan, hadiah ini diberikan, sebagai bentuk rasa kepedulian kami terhadap para guru atas bimbingannya dan ilmu yang kami peroleh semasa kami masih menimba ilmu di sekolah ini,

“Hadiah ini, tidaklah sebanding bila dibandingkan dengan pengabdian dan jasa guru kepada kami,” kata Mizansyah.

Ketua Angkatan 94 SMAN 1 Bireuen Halim Thomas mengatakan, mengumrohkan Bapak Khairuddin berdasarkan kesepakatan bersama para Alumni 94, bukan keputusan sepihak.

Jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan Reuni Perak ini, pihaknya sudah berembuk dengan para alumni angkatan 94 lainnya, untuk menentukan dari sekian guru siapa yang akan diumrohkan tahun ini.

“Dari hasil kesepakatan tersebut dengan suara bulat dari rekan-rekan angkatan 94, maka terpilihlah untuk mengumrohkan Bapak Khairuddin , jadi bukan rekayasa dan keputusan sepihak tapi ini keputusan bersama,” kata Halim Thomas.

Dia berharap kedepan kegiatan reuni dari setiap angkatan, mengupayakan untuk mengumrohkan satu orang guru, jadi setiap tahun ada guru dari SMAN 1 Bireuen yang di umrohkan baik itu guru yang masih aktif ataupun guru purna bakti. (Herman Suesilo).

 

 

BAGIKAN