Lambang Koperasi Indonesia

KABAR BIREUEN – Hingga akhir Desember 2017, Koperasi aktif di Kabupaten BIreuen sebanyak 196 unit, terdiri dari koperasi lama 177 unit dan koperasi baru 19 unit.

Sementara Koperasi tidak aktif sebanyak 89 unit dan Koperasi yang sudah dibekukan lantaram tidak mengadakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) dua tahun berturut-turut sebanyak 31 unit.

Bagi 89 unit Koperasi yang tidak aktif masih diberi kesempatan untuk memperbaiki berbagai kekurangan dalam usaha Koperasi, dan jika berturut dua tahun tidak melaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) juga akan mengalami nasib dibekukan.

Kadis Penanaman Modal, Pedagangan, Koperasi dan UKM Bireuen Darwansyah, SE melalui Kabid Koperasi dan UKM, Junaidi  menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Selasa (9/1/2018).

Sebanyak 196 unit koperasi yang masih aktif, masing-masing Koperasi Unit Desa 6 unit, Koperasi Pegawai Negeri 35 unit, koperasi Simpan Pinjam 10 unit, Koperasi Pondok Pesantren 17 unit, Koperasi Karyawan 4 unit, Koperasi Serba Usaha 3 unit.

Disusul Koperasi Wanita 14 unit, Koperasi Pasar 9 unit, Koperasi Industri Kerajinan 9 unit, Prinkopad TNI/Polri 2 unit,  Koperasi Pertanian 36 unit,  Koperasi Perkebunan 10 unit, Koperasi Perikanan/Nelayan 13 unit, Koperasi Peternakan 10 unit.

“Koperasi Pemuda 1 unit, Koperasi Pertambangan 2 unit, Koperasi Angkutan 1 unit dan Koperasi lainnya 14 unit,” ujar Junaidi. (Abu Iskandar)

BAGIKAN