KABAR BIREUEN-Siswa dari delapan sekolah tingkat SMP di Bireuen mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 3 Bireuen.

Hal itu, karena sekolah mereka belum memiliki fasilitas komputer/internet yang memadai.

Kepala Sekolah Penyelenggara UNBK bersama jenjang SMP di SMAN 3 Bireuen, Zulfikri S.Ag kepada Kabar Bireuen, Rabu (24/4/2019) di ruang kerjanya menyebutkan, UNBK untuk jenjang SMP sederajat yang akan berlangsung 22-25 April diikuti siswa dari delapan SMP di Bireuen.

Kedelapan sekolah tersebut adalah, SMPN 2 Juli, SMPN 3 Juli, SMPN 4 Juli, SMPN 5 Juli, SMPN 6 Juli, SMPN 5 Bireuen, SMPN 8 Peusangan dan SMPS Tahfizhul Qur’an Pulo Ara Bireuen.

UNBK dilangsungkan di tiga ruangan Laboratorium dalam tiga sesi. Jumlah peserta yang terdaftar 272 siswa, yang  tidak hadir sejak hari pertama 9 siswa.

Adapun peserta UNBK dari SMPN 2 Juli sebanyak 40 siswa, SMPN 3 Juli, 81 siswa, SMPN 4 Juli, 35 siswa, SMPN 5 Juli, 31 siswa, SMPN 6 Juli, 15 siswa, SMPN 5 Bireuen, 17 siswa, SMPN 8 Peusangan  40 siswa dan SMPS Tahfizhul Quran Putri, 13 siswa

UNBK tahun ini SMAN 3 Bireuen yang memiliki fasilitas komputer/internet sebanyak tiga laboratorium disamping diikuti 130 siswa-siswi SMAN 3 sendiri, juga akan diikuti satu SMAN 1 Juli dan delapan SMPN/SMPS dari Kecamatan Kota Juang, Peusangan dan Kecamatan Juli yang belum memilkli fasilitas komputer/internet di sekolahnya.

Dikatakan, saat ini SMAN3 Bireuen yang dipimpinnya sudah memiliki fasilitas komputer/internet yang memadai sebagai sarana penunjang pendidikan di SMAN 3 Bireuen.

“Kita juga membantu melayani peserta UNBK dari sekolah-sekolah lainnya dalam wilayah Bireuen dan sekitarnya yang belum memilki fasilitas komputer/internet,” sebut Alumni SMAN 2 Bireuen itu.

Beberapa waktu lalu, UNBK Tingkat SMA, ada sekolah juga mengikuti ujian di sekolah tersebut. Begitu juga dengan ujian Paket B dan C. (Ihkwati)

BAGIKAN